Politik

'Mubarak Go Out!' - sebuah plakat demonstrasi di Kairo (Foto: AP) Dunia Barat dan Pemberontakan di Mesir

Momok Bernama Ikhwanul Muslimin

Pemerintahan barat cendrung berpola pikir hitam putih terhadap dunia Islam-Arab, terutama seputar pemberontakan di Mesir dan Tunisia. Jika bukan diktatur yang kuat dan pro-barat seperti Mubarak, maka terancam menjadi republik Islam. Oleh Michael Lüders More »


Perempuan di Indonesia menunjukkan tanda usai memilih di Jakarta (Foto: AP) Proses Demokratisasi di Tunisia

Pelajaran dari Indonesia untuk Proses Demokratisasi di Tunisia

Meski dalam dimensi yang berbeda, gelombang perubahan di Tunisia memiliki sedikit kesamaan dengan proses kejatuhan rejim orde baru di Indonesia. Pengalaman Indonesia selama 12 tahun masa transisi dapat dijadikan bahan pertimbangan di Maghrib. Oleh Sri Murniati More »


Demonstrasi menentang Presiden Housni Mubarak di lapangan Tahrir, di Kairo (Foto: AP) Gelombang Protes di Mesir

Senja Kala Penguasa

Setelah peristiwa di Tunisia tak seorang pun yang tidak mengatakan bahwa kejadian semacam itu mustahil terjadi di Mesir. Namun setiap orang yang mengenal negeri itu mengetahui bahwa waktu sudah mendesak, harapan telah pupus dan betapa sang diktator dibenci. Sebuah analisa oleh Stefan Weidner More »


Pemuda Tunisia memberontak terhadap kekuasaan Ben Ali (Foto: AP) Gelombang Protes di Maghrib

Perlawanan Kaum Terpinggirkan

Filsuf terkemuka Maroko, Mohamed Sabila dalam esainya menggambarkan jurang pemisah antara generasi di tiga negara Maghrib dan kesengsaraan sosial kaum muda, yang kecewa terhadap dogma politik generasi tua More »


Demonstrasi anti-Mubarak di Kairo (Foto: dpa) Pemberontakan Sipil di Mesir

Hari Kemurkaan

Dengan kepulangan al-Baradei, aksi protes masal serta pemberangusan media dan internet oleh rejim penguasa, situasi di Mesir mendekati titik didih. Harian Mesir, Al-Masri Al-Youm memaparkan dimensi pemberontakan sipil yang dimulai 25 Januari lalu. More »


Demonstrasi menentang bekas Presiden Zainal Abidin Bin Ali di Tunisia (Foto: dpa) Oposisi Tunisia Pasca Diktatur Ben Ali

Proses Pematangan Jangka Panjang

Oposisi Tunisia terpecah dan berada semakin jauh dari sebuah konsensus politik. Sebuah masa peralihan menuju era demokrasi pasca kediktaturan Zainal Abidin Ben Ali tidak akan berlangsung semulus seperti yang diharapkan. Sebuah analisa oleh Sigrid Faath More »


Seorang demonstran menirukan simbol kemenangan di depan bendera Tunisia (Foto: picture alliance/dpa) Jatuhnya Rejim Zine al Abidin Ben Ali

Wangi Melati dan Asap Mesiu

Sebuah demonstrasi massal berhasil menjatuhkan rejim yang korup, arogan dan otoriter di Tunisia . Awalnya cuma generasi muda yang kecewa karena ditelantarkan, dalam satu bulan aksi protes di Tunis menjelma menjadi arus balik yang tidak mampu dihadang oleh diktatur Zine Ben Ali. Oleh Beat Stauffer More »


Demonstrasi di Tunis (Foto: dpa) Pergantian Kekuasaan di Tunisia

Ultimatum dari Jalanan

Pergantian kekuasaan di Tunisia yang dipicu oleh demonstrasi massal dan kerusuhan berdarah menjadi contoh dan sekaligus peringatan bagi negara-negara Arab lain, khususnya untuk wilayah Maghreb, bahwa rejim kuat sekalipun dapat jatuh jika mengabaikan rakyatnya. Oleh Reiner Sollich More »


Penduduk mengibarkan bendera Sudan Selatan (Foto: picture alliance/dpa) Referendum di Sudan Selatan

Momentum Perdamaian

Pemerintah di Khartoum mengaku bersedia menerima apapun hasil referendum di Sudan Selatan. Kini saatnya Eropa menerapkan kebijakan perdamaian yang solid dengan ikut membantu kedua sisi Sudan. Sebuah analisa risiko dan peluang perdamaian di Sudan. Oleh Volker Perthes More »


Gambar ilustrasi Partai AKP dan dunia Arab (Foto: DW) Partai Turki AKP Sebagai Panutan di Dunia Arab?

Sendiri Tanpa Pesaing

Tidak jarang politisi barat memandang partai pemerintah Turki AKP sebagai contoh buat partai Islam garis keras di negara-negara Arab. Cuma sayangnya asumsi tersebut tidak mengenali pengalaman unik Turki dalam menangani Islamisme nyaris tidak dapat dialihkan ke negara Arab. Oleh Loay Mudhoon More »